Sejarah Avicii



Nama lahir: Tim Bergling

Nama lain: Tim BergTim LidénTom HangsTimberman

Lahir: 8 September 1989, Stockholm, Swedia

Meninggal: 20 April 2018 (umur 28), Muscat, Oman

Genre: EDMprogressive houseelectro house

Pekerjaan: Disjokiremixerproduser rekaman Instrumen

Tahun aktif: 2006–2018


Sejarah Avicii:

Tim Bergling, atau yang dikenal dengan nama panggungnya Avicii, adalah seorang DJ, produser musik, dan penulis lagu asal Swedia yang menjadi salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah musik elektronik. Meskipun kariernya singkat, ia meninggalkan warisan yang abadi, memadukan musik elektronik dengan unsur pop, country, dan folk yang merevolusi genre dan meraih kesuksesan global.

Awal Mula dan Terobosan di YouTube (2008-2011)

 * Lahir dan Mulai Berkarir: Tim Bergling lahir pada 8 September 1989, di Stockholm, Swedia. Sejak remaja, ia sudah menunjukkan bakat besar dalam memproduksi musik. Ia mulai membuat remix dan lagu-lagu original di kamarnya, yang kemudian ia unggah di forum musik dan blog.

 * Terobosan Awal: Popularitasnya mulai menanjak di tahun 2010 dengan lagu seperti "Seek Bromance". Namun, terobosan besar datang pada tahun 2011 dengan lagu "Levels". Lagu ini menampilkan sample vokal dari Etta James dan melodi yang sangat menular, meledak di tangga lagu di seluruh dunia dan membuatnya dikenal secara global. "Levels" menjadi lagu wajib di setiap festival musik dan klub.

Puncak Ketenaran dan Album True (2012-2014)

Setelah kesuksesan "Levels", Avicii menjadi salah satu DJ terlaris di dunia. Ia memimpin genre EDM (Electronic Dance Music) dan tampil di panggung-panggung terbesar, seperti Ultra Music Festival dan Tomorrowland.

 * Kolaborasi Inovatif: Pada tahun 2013, ia merilis album studio pertamanya, True. Album ini adalah sebuah revolusi. Avicii berani menggabungkan musik EDM dengan instrumen dan vokal dari genre lain. Single "Wake Me Up" adalah contoh sempurna, dengan vokal country dari Aloe Blacc yang berpadu dengan melodi elektronik, menciptakan lagu yang unik dan sangat sukses.

 * Perjalanan dan Tekanan: Ketenaran yang meroket membawa jadwal tur yang sangat padat. Avicii melakukan ratusan pertunjukan dalam setahun, bepergian keliling dunia tanpa henti. Jadwal yang melelahkan ini berdampak buruk pada kesehatannya. Ia menderita penyakit yang berkaitan dengan alkohol dan harus menjalani operasi usus buntu dan kantong empedu pada tahun 2014.

Pensiun Dini dan Perjuangan Tersembunyi (2015-2018)

 * Album Stories: Meskipun berjuang dengan kesehatan, ia merilis album keduanya, Stories, pada tahun 2015, yang menampilkan lagu-lagu hit seperti "Waiting for Love" dan "The Nights".

 * Keputusan Pensiun: Pada tahun 2016, di tengah puncak ketenarannya, Avicii secara mengejutkan mengumumkan pensiun dari tur. Ia menulis surat terbuka yang emosional kepada para penggemarnya, menjelaskan bahwa ia perlu waktu untuk dirinya sendiri, jauh dari sorotan dan tekanan.

 * Meskipun Pensiun dari Panggung: Setelah pensiun, Avicii terus memproduksi musik. Ia merilis extended play (EP) berjudul Avīci (01) pada tahun 2017. Ia juga bekerja pada sebuah album baru, Tim.

Kematian dan Warisan Abadi (2018-Sekarang)

Pada 20 April 2018, Avicii meninggal dunia di Muscat, Oman. Kematiannya, yang disebabkan oleh bunuh diri, mengejutkan dunia dan memicu percakapan global tentang kesehatan mental di industri musik.

 * Album Anumerta: Album terakhirnya, Tim, dirilis secara anumerta pada tahun 2019, dengan keuntungan yang disumbangkan ke yayasan yang didirikan oleh keluarganya.

 * Yayasan Tim Bergling: Keluarganya mendirikan Yayasan Tim Bergling untuk meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental dan pencegahan bunuh diri.

 * Pengaruh yang Abadi: Meskipun ia tiada, musik Avicii terus hidup dan menginspirasi. Ia dikenang tidak hanya karena lagu-lagu hitnya, tetapi juga karena keberaniannya untuk bereksperimen dan melampaui batas-batas genre. Ia menunjukkan bahwa musik elektronik bisa memiliki kedalaman emosional dan narasi yang kuat.


Sebab meninggal

Bunuh diri dengan menyayat diri sendiri menggunakan pecahan botol anggur

Makam:

Skogskyrkogården

Stockholm, Swedia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah youtuber Aci GameSpot

Wielino

Awal Mula Android