Windah Basudara



 Informasi pribadi:

Nama: Brando Franco Windah
Lahir: 14 Maret 1992 (umur 33)
Manado, Sulawesi Utara
Negara: Indonesia 
Pekerjaan: Kreator konten penyiar langsung
Informasi Youtube: Windah Basudara Tahun aktif 2018-sekarang
Penghasilan:
16,6 Juta
(13 Juni 2025)
Total tayang:
4,5 miliar
(13 Juni 2025

Brando Franco Windah (lahir 14 Maret 1992), secara profesional dikenal sebagai Windah Basudara merupakan seorang kreator konten dan penyiar langsung asal Indonesia. Ia dikenal karena melakukan siaran langsung pada permainan video di YouTube. Ia juga dikenal berkat istilah "Bocil Kematian" yang digunakan untuk menyebut penggemarnya

Masa muda
Brando Franco Windah lahir pada 14 Maret 1992 di Manado, Sulawesi Utara, merupakan anak kedua dari 4 bersaudara. Dia memiliki dua saudari, Florence Windah dan Caroline Windah, dan seorang adik laki-laki, Vincent Windah. Ketika dia masih di taman kanak-kanak, keluarganya memutuskan untuk pindah dan menetap di Jakarta di mana dia menghabiskan tahun-tahun pembentukannya. Ia bersekolah di SD Santo Vincentius, SMP Marsudirini dan SMA Santo Bellarminus.

Ketika Brando duduk di tingkat sebelas, dia sering diganggu oleh teman-teman sekelasnya, akhirnya membuatnya berhenti sekolah dan bekerja untuk ayahnya sebagai operator warnet. Orang tuanya meyakinkannya untuk melanjutkan pendidikan hingga lulus dengan ijazah, sehingga ia kemudian melamar program sekolah rumah yang dijalankan oleh Kak Seto, seorang Psikolog Indonesia.

Setelah lulus SMA, Brando melanjutkan ke perguruan tinggi di mana ia belajar Hubungan Internasional untuk mendapatkan gelar Sarjana (Strata-1 dalam standar akademik Indonesia) di The London School of Public Relations (LSPR), tetapi ia harus putus sekolah karena kendala ekonomi.

Setelah berhenti kuliah, Brando memulai kehidupan kerjanya sebagai pelayan di sebuah kafe kecil di Jakarta, di mana ia berpenghasilan sekitar Rp. 900.000,- per bulan. Dia berhenti setelah hanya sebulan karena upah yang rendah. Segera setelah itu, Brando mulai bekerja di restoran Bluegrass di Kuningan, Jakarta Selatan, di mana ia dilatih untuk lebih profesional, sehingga keterampilan komunikasinya meningkat pesat.

Setelah tiga bulan di Bluegrass, pejabat hotel dari The Westin Jakarta Hotel mengunjungi restoran dan Brando menerima tawaran pekerjaan di hotel bintang lima yang baru akan dibuka di Gama Tower. Setelah memutuskan untuk menerima tawaran itu, Brando berhenti dari pekerjaannya di restoran. Karena beberapa bulan sebelum The Westin Jakarta buka, dia tidak bisa langsung memulai, sehingga untuk sementara Brando harus mencari pekerjaan di restoran lain.

Setelah bekerja di hotel, Brando mendapat gaji sekitar Rp10.000.000. Setelah kurang lebih dua setengah tahun bekerja di hotel bintang lima tersebut, Brando merasa dirinya dilewatkan untuk promosi dan memutuskan tidak ingin lagi berada di posisi yang sama, sehingga ia mengundurkan diri. Dia bertemu pacarnya Sesilia Agnes saat masih bekerja di hotel.

Kehidupan pribadi
Ketika Brando berada di tahun pertamanya di sekolah menengah, ia mengalami penindasan oleh teman-teman sekolahnya, ini mungkin karena perawakannya yang tinggi dan kurus. Dia tidak memberi tahu orang tuanya karena dia merasa malu untuk mengakui bahwa orang lain melihatnya seperti ini. Perundungan berlanjut ke sekolah menengah itulah sebabnya dia memutuskan untuk berhenti di tingkat dua.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah youtuber Aci GameSpot

Wielino

Awal Mula Android